Pembatasan Pengguna Sepeda Motor, Apakah Ini Jalan Keluar Yang Tepat Dalam Mengatasi Kemacetan ?

Belum lama ini,tepatnya semenjak saya sudah resmi mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM C) dari pihak kepolisian saya memilih untuk menngunakan sepeda motor pribadi ketimbang menggunakan jasa transportasi umum.

Rencana Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Wibowo akan membatasi penggunaan sepeda motor untuk jam jam tertentu dalam rangka mengatasi kemacetan lalu lintas, jelas membuat saya terkejut. Haruskah saya kembali menumpangi jasa angkutan umum untuk pergi ke kampus? Jelas ini sangat merugikan untuk saya, munkin untuk para pengguna sepada motor lainnya.

Alasan saya sendiri lebih memilih mengendarai sepeda motor ketimbang harus menumpangi angkutan umum yaitu efisien waktu dan dana.

Selama setahun saya setia menumpangi trans Jakarta yang juga menjadi pilihan banyak masyarakat ibu kota. Tapi akhir-akhir ini kenyamanan dan keamanan sulit saya dapatkan. Waktu yang saya habiskan pun lebih banyak dari pada hari-hari sebelumnya, khususnya pada jam-jam pulang kerja. Dari kampus saya yang terlatak di daerah Ramangun – Jakarta Timur , sampai Cengkareng _ Jakarta Barat perjalanan bisa sampai memekan waktu 3 jam:( Padahal normalnya hanya berkisar 60-90 menit saja.

Penjualan sepeda motor yang melonjak tajam dari tahun ke tahun juga patut mendapat perhatian, mungkin dengan adanya pembatasan produksi sepeda motor dan kendaraan pribadi lainnya dapat menjadi salah satu kontrol agar tidak terjadinya peladakan jumlah transportasi di jalan raya.

Hal tersebut juga dapat menjadi jalan dalam mengurangi tingkat polusi udara serta penggunakan bahan bakar.

Saya kira jika Gubernur DKI ingin mengesahkan pereturab tersebut, Beliau harus lebih dulu mempersiapkan  penyediaan sistem transportasi terpadu pengganti yang aman , nyaman dan murah (setidaknya cocok bagi kantong masyarakat kita).

Atau mungkin pemerintah dapat melanjutkan program yang sempat terbengkalai seperti monorail atau MRT. Walaupun jelas program tersebut menguras dana yang cukup besar.

Segalanya memang butuh pengorbanan, begitu juga untuk mengatasi masalah besar ibu kota, kemacetan harus segera ditanggulangi dengan serius.

Uang rakyat ya memang sepantasnya dikembalikan ke rakyat bukan ?🙂

Tentang Rizca Fitria

I'm a student of Educatinal Technology , The State Universty of Jakarta | i was born in Jakarta , January 29th 1991 | The Creator , Owner , and tutor of Gubuk Belajar | really love education
Pos ini dipublikasikan di Ibu Kota dan tag , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Pembatasan Pengguna Sepeda Motor, Apakah Ini Jalan Keluar Yang Tepat Dalam Mengatasi Kemacetan ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s