Indahnya Yogyakarta

WISATA JOGJA-WONOGIRI [3]

Sayang sekali baru berkesempatan berlibur ke kota pelajar yang banyak di-elu-elukan oleh banyak orang. Ternyata kota yang dijuluki sebagai kota pelajar ini menyimpan sejuta keindahan.
Selama dua malam saya dan teman-teman backpacker dari Teknologi Pendidikan UNJ mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada. Tempat pertama yang kami kunjungi adalah kompleks keraton, alun-alun, pasar Beringharjo, Malioboro, UNY dan yang terakhir adalah Candi Prambanan.

Di alun-alun Jogjakarta terdapat pohon beringin kembar yang cukup besar, penduduk sekitar mempercayai jika seseorang berhasil melewati beringin kembar tersebut dengan mata tertutup, niscaya permohonannya akan terwujud, atau orang tersebut dipercayai memiliki niatan yang bersih. Banyak pengunjung, bahkan sampai turis asing pun mencoba permainan ini, tapi hanya beberapa orang saja yang berhasil melewatinya. Ada yang menyimpang ke kanan, ke kiri, bahkan ada yang berputar arah menjauhi beringin kembar. Pemandangan yang lucu. Saya sendiri mencoba, namun tak berhasil, malah melenceng ke kanan. Dari ketujuh teman saya yang mencoba, hanya satu yang berhasil. Hebat! Namun, sampai saat ini ia masih merahasiakan permohonan apa yang ia ucapkan sebelum mengikuti permainan ini. *kepo deh*
Saat malam hari pemandangan di sini sangat indah, banyak lampu dengan warna cantik yang menerangi. Lampu-lampu tersebut berasal dari sepeda yang disewakan kepada pengunjung.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Tak jauh dari beringin kembar, ada benteng yang menjadi simbol pertahanan kota Jogjakarta. Beberapa orang terlihat sedang bercengkrama dengan rekannya. Kami pun memilih tempat tersebut untuk bercengkrama dengan Tpers UNY yang sejak siang tadi menemani kami berkeliling kota Jogjakarta.
Siang tadi saya sempat mengendari sepeda motor dari UNY sampai Malioboro. Sungguh mengagumkan, warga di sini sangat taat pada peraturan lalu lintas. Walau luas jalan raya lebih kecil dibanding luas jalan raya yang ada di Jakarta, namun tak terlihat titik macet di jalan yang saya lalui. Pengguna jalan saling menghormati dan mendahulukan pengguna jalan yang lain, tidak seperti Jakarta yang serobot sana sini, sedikit-sedikit membunyikan klakson tanda tak sabar ingin cepat-cepat jalan, padahal jelas-jelas lampu merah masih menyala -_-“
Jadi siapa bilang ketertiban lalu lintas hanya terjadi di negara tetangga? Jangan jauh-jauh berkaca pada negeri orang, ketertiban lalu lintas di salah satu provinsi di Indonesia – D.I Yogyakarta, sangat mengagumkan. Saya harap ketertetiban tersebut juga akan terwujud di D.K.I Jakarta.

Tentang Rizca Fitria

I'm a student of Educatinal Technology , The State Universty of Jakarta | i was born in Jakarta , January 29th 1991 | The Creator , Owner , and tutor of Gubuk Belajar | really love education
Pos ini dipublikasikan di Travelling dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s