Pemanfaatan Jejaring Sosial Facebook sebagai Media Pembelajaran

(Deskripsi Opini Mahasiswa Teknologi Pendidikan UNJ MK KSHP Reguler pada semester 096)
Oleh Rizca Fitriawati Hidayat Mahasiswa Teknologi Pendidikan UNJ 2009

A. Pendahuluan

Logo Facebook

Logo Facebook

Facebook.com merupakan situs yang paling diminati oleh para penselancar dunia maya. Bisa dipastikan seluruh kalangan yang pernah mengakses internet pasti mengetahui situs ini. Facebook adalah salah satu jejaring sosial seperti Friendster, Twitter, MySpace, Koprol, Formspring, dan lainnya. Bedanya facebook lebih akrab di berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, bahkan orang tua terdaftar memiliki akun dalam situs ini.

Kegunaan facebook sebagai jejaring sosial yaitu untuk mempermudah penggunanya dalam menjalin komunikasi dengan pengguna facebook lainnya dibelahan bumi manapun. Terbukti dengan adanya facebook pengguna dapat menemukan beberapa kebarat yang telah lama tidak diketahui keberadaannya.

Berdasarkan data statistik yang didapat ada sekitar 75 juta profil aktif di situs Facebook dan setiap profil rata-rata memiliki 120 teman. Durasi pengaksesan profil berjumlah sekitar 3 miliar menit/hari dan lebih dari 18 juta pengguna meng-update profilnya setiap hari.

Facebook menjadi jejaring sosial yang akrab di berbagai kalangan, mengingat situs ini kaya akan fitur yang dimilikinya dan penggunaannya pun sangat sederhana. Facebook menyediakan beberapa fitur diantara profil, dinding, upload dan sharing foto maupun video, chatting, grup, fans page, dan sebagainya. Yang paling utama situs ini dapat diakses secara mobile maupun web, hampir semua jenis handphone yang diproduksi saat ini didukung oleh fasilitas sosial media, terutama facebook. Beberapa fitur inilah yang menarik perhatian beberapa golongan untuk memanfaatkan facebook lebih dari sekedar media pertemanan. Beberapa kalangan sudah memanfaatkan facebook sebagai media promosi, shopping online, dsb. Bahkan belakangan ini facebook juga dimanfaatkan sebagai media pembelajaran. Seperti yang dilakukan dalam perkuliahan KSHP (Kapita Selekta Hasil Penelitian) di Jurusan Teknologi Pendidikan UNJ pada semester 096.

Dalam perkuliahan KSHP, facebook dimafaatkan sebagai media diskusi online, dengan demikian kegiatan pembelajaran akan lebih fleksibel, tidak terpaku pada kegiatan di dalam kelas. Mengingat kegiatan di dalam kelas terbatas oleh waktu, MK KSHP dengan jumlah beban 3 SKS, jika diterjemahkan dalam satuan waktu hanya 150 menit dirasa tidak cukup. Melalui Grup KSHP Reguler, dosen pengampu dan mahasiswa yang terdaftar di dalamnya dapat berinteraksi, mendiskusikan beberapa pertanyaan yang lontarkan oleh dosen pengampu MK ini.

Terlepas dari tujuan di atas, gambaran realita yang terjadi dalam memanfaatkan facebook sebagai media pembelajaran, ternyata masih kurang maksimal. Beberapa mahasiswa diantaranya kurang sigap menanggapi setiap pertanyaan yang dilontarkan dalam grup. Sehingga muncul opini bahwa pembelajaran melalui Facebook dianggap hanya membuang waktu, dan mengganggu, merepotkan, menyebalkan, tidak bermutu, dan lebih baik dihentikan.

Gejala ini terjadi pasti karena dipengaruhi beberapa faktor. Beberappa faktor ini perlu diteliti, untuk menemukan jalan alternatif dalam mengatasi masalah tersebut, guna menciptakan pemanfaatan media pembelajaran yang lebih optimal.

Penelitian dilakukan untuk menggambarkan opini mahasiswa reguler Pemanfaatan Jejaring Sosial Facebook sebagai Media Pembelajaran KSHP. Metode penelitian yang digunakan adalah survey cross-sectional. Disain survey cross sectional dipakai untuk mengumpulkan data tentang sikap-sikap, opini-opini dan kepercayaan-kepercayaan atau keyakinan (beliefs) yang mutakhir, dilakukan hanya sekali dan untuk saat ini saja. Survey dilakukan melalui pemberian pertanyaan terbuka yang dikomentari oleh sejumlah responden. Responden terdiri atas 34 mahasiswa Teknologi Pendidikan UNJ yang terdaftar dalam MK KSHP Reguler pada semester 096.

B. Hasil
Berdasarkan hasil survey yang dilakukan kepada mahasiswa MK KSHP Reguler semester 096 Teknologi Pendidikan UNJ, melalui pertanyaan terbuka yang dipost dan ditanggapi oleh sejumlah responden dalam grup KSHP Reguler 096, didapatkan data berikut:

Gambar 1

Gambar 1


Gambar 1 : Berdasarkan data di atas, dari 34 jumlah mahasiswa yang tergaung dalam MK KSHP Reguler, hanya 30 orang mahasiswa yang memberikan tanggapan terhadap survey yang dilakukan. Sisanya 4 orang mahasiswa tidak memberikan tanggapannya.

Gambar 2

Gambar 2


Gambar 2 : Tabel dan diagram di atas menggambarkan 26 orang mahasiswa menginginkan diskusi melalui grup facebook tetap berlangsung, sedangkan 3 orang mahasiswa meminta untuk dihentikan, sisanya seorang mahasiswa bersikap netral.

Gambar 3

Gambar 3


Gambar 4

Gambar 4


Gambar 3 dan 4 : Beberapa saran diajukan oleh mahasiswa diantaranya 19 orang mahasiswa menyarankan agar dilakukan pengjadwalan untuk kegiatan diskusi, 3 orang mahasiswa menyarankan agar diskusi tidak hanya berlangsung antara dosen dan mahasiswa tapi juga antara mahasiswa dengan mahasiswa, dan masing-masing seorang mahasiswa menyarankan untuk melakukan analisis kebutuhan, evaluasi, diskusi tatap muka, dan pemberian peringatan oleh dosen kepada mahasiswa sebelum diskusi online dilakukan.

C. Pembahasan
Berdasarkan data yang di atas mayoritas mahasiswa yang tergabung dalam grup KHSP Reguler mendukung kegiatan diskusi online melalui facebook. Beberapa diantaranya menyatakan kegiatan diskusi ini memberikan banyak manfaat terutama dalam mengasah kemampuan berfikir. Selain itu diskusi ini juga memberi nilai tambah bagi akun facebook yang mereka miliki, facebook tidak hanya digunakan sebagai media pertemanan atau sebagai media menyalur perasaan galau, namun juga dapat dimanfaatkan sebagai media belajar.

Mengenai gejala dan permasalahan yang terjadi dalam memanfaatkan facebook sebagai media pembelajaran ada beberapa masukkan yang diberikan oleh mahasiswa. Misalnya dalam memaksimalkan jalannya diskusi, mayoritas mahasiswa menyarankan agar diskusi dilakukan secara terjadwal, sehingga mahasiswa dapat lebih sigap dalam mengikuti kegiatan diskusi. Jika tidak demikian, maka beberapa mahasiswa khususnya yang tidak memiliki fasilitas pendukung akan terus tertinggal.

Sedangkan untuk memaksimalkan jalannya kegiatan diskusi, beberapa mahasiswa menyarankan agar diskusi tidak hanya berlangsung antara dosen dengan mahasiswa. Namun juga berlangsung diskusi antara mahasiswa dengan mahasiswa lain. Sehingga diskusi berjalan lebih hidup, tidak memberi kesan negatif, seperti yang dilontarkan oleh beberapa responden bahwa kegiatan diskusi hanya sebatas menjawab pertanyaan dosen saja. Dengan demikian mahasiswa akan lebih termotivasi untuk mengikuti kegiatan diskusi online.

Secara garis besar mayoritas mahasiswa memberikan opini positif terhadap diskusi melalui grup facebook pada MK KSHP reguler dalam survey yang dilakukan. Namun bukan berarti opini negatif dari golongan monoritas tidak mendapat perhatian. Sebab setiap opini yang diberikan menjadi masukkan untuk memperbaiki proses pembelajaran yang berlangsung.

Hasil dari penelitian akan menjadi bahan masukkan untuk menindak lanjuti kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan facebook atau jejaring sosial lainnya, guna meningkatkan kualitas proses dan hasil belajar. Bagaimanapun desain pembelajaran harus disesuaikan dengan karakteristik pebelajarnya, lingkungan belajar, serta infrastruktur yang mendukung berlangsungnya proses belajar. Begitu pula dalam memilih media pembelajaran yang sesuai, harus mempertimbangkan kesiapan sumber daya manusia di dalamnya.

Berdasarkan deskripsi di atas, penulis yakin bahwa pemanfaatan media jejaring sosial akan memaksimalkan kegiatan pembelajaran. Sebab kegiatan ini mendapat dukungan positif dari pebelajarnya (mahasiswa). Dilihat dari karakteristik pebelajarnya sendiri sudah siap mengikuti pembelajaran melalui media sosial. Sehingga ada baiknya kegitan diskusi online melalui media sosial tetap diterapkan. Namun, dalam pelaksanaannya harus tetap memperhatikan masukan-masukan dari berbagai pihak, khususnya masukan dari mahasiswa. Selain itu harus dilakukan evaluasi secara berkala untuk melihat sejauh mana keberhasilan dari kegiatan, serta menjadi bahan pertimbangan dalam mengembangkan kegiatan ini lebih baik lagi.

Jika hasil survey menyatakan bahwa pemanfaatan FB tidak memberikan dampak positif, tapi justru memberikan dampak negatif, seperti membuang waktu, menghabiskan banyak biaya, dsb. Maka harus dilakukan kajian ulang dalam memilah dan memilih media yang sesuai dengan seluruh komponen yang memperngaruhi sistem pembelajaran. Sebab tidak semua media baik untuk semua jenis pembelajaran dan semua jenis karakter pebelejar. Suatu media dapat meningkatkan hasil belajar si A, belum tentu sama dampaknya apabila diterapkan pada si B.

D. Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa adanya respon positif dari mahasiswa yang mengikuti kegiatan diskusi melalui media grup facebook. Adapun permasalahan yang terjadi, yaitu kurangnya kesigapan mahasiswa dalam menanggapi pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan, ternyata bukan disebabkan oleh ketidaksetujuan mahasiswa terhadap pemanfaatan grup facebook sebagai media diskusi MK KSHP. Melainkan karena beberapa faktor eksternal, diantaranya fasilitas pendukung dan biaya. Walaupun beberapa mahasiswa yang tergabung dalam grup KHSP Reguler, saat ini sudah menggunakan smartphone. Namun, beberapa diantaranya masih ada yang bergantung pada jasa warung internet (warnet) untuk mengakses situs ini. Masalah tersebut juga terjadi disebabkan kurang seringnya mahasiswa mengakses situs facebook.

Untuk itu perlu diadakan pertimbangan-pertimbangan dalam mengoptimalisasikan kegiatan diskusi melalui media facebook. Misalnya dengan penyusunan jadwal kegiatan diskusi, diadakan evaluasi, analisis kebutuhan, serta memperluas alur jalannya diskusi antara mahasiswa dengan dosen serta antara mahasiswa dengan mahasiswa lainnya. Sehingga semua pihak dapat berpastisipasi dengan baik dalam setiap kegiatan diskusi.

Saran penulis, hendaknya hasil penelitian ini ditindaklanjuti sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan guna memperbaiki sistem pembelajaran terutama pada kegiatan diskusi melalui media facebook dalam MK KSHP. Seperti mengadakan penjadwalan sebagaimana disarankan oleh hampir seluruh mahasiswa yang tergabung dalam kelas KSHP Reguler 096.

Untuk pembelajar yang hendak memanfaatkan media dalam pembelajaran, disarakan untuk melakukan analisis karakteristik bahan ajar, media, lingkungan dan pebelajar (siswa maupun mahasiswa) terlebih dahulu sebagai pertimbang dalam memilih media yang sesuai.

Sumber:
Facebook: Data dan Sejarah http://www.asal-usul.com/2009/03/facebook-data-dan-fakta-sejarah.html. Diakses pada 03/03/12 pukul 12.07 WIB
Grup KSHP 096 REGULER https://www.facebook.com/groups/298746440179838/
Gullo, W. 2003. Metodelogi Penelitian. Jakarta: Gramedia

Tentang Rizca Fitria

I'm a student of Educatinal Technology , The State Universty of Jakarta | i was born in Jakarta , January 29th 1991 | The Creator , Owner , and tutor of Gubuk Belajar | really love education
Pos ini dipublikasikan di Tugas Kuliah. Tandai permalink.

5 Balasan ke Pemanfaatan Jejaring Sosial Facebook sebagai Media Pembelajaran

  1. Meriani berkata:

    Dear Rizca, hebat! Teruskan ya …
    Sekarang saya juga gunakan FB sebagai sarana komunikasi dengan peserta didik saya

    • Rizca Fitria berkata:

      Terima kasih Bu.
      Pilihan tepat, karena facebook lebih friendly dibandingkan yang lain. Semangat untuk terus berinovasi ya, Bu. Ibu salah satu guru yang menginspirasi bagi saya🙂

  2. chrisadiputra berkata:

    Its Good mba rizca…
    saya rasa mungkin karena baru kali ini ada pemanfaatan Facebook dalam kuliah, sehingga tidak bisa dipungkiri ada beberapa mahasiswa yang ‘kaget’ atau belum mulai terbiasa. Pemanfaatan Facebook dalam kuliah memang murah meriah, bahkan bisa diakses secara gratis di mobile dengan masuk ke 0.facebook.com. Meski murah meriah dan dapat diakses secara mobile, toh dari uraian artikel mba masih ada yang membri respon negatif, hal tersebut dapat dijadikan feedback atau juga bahan evaluasi untuk tercapainya pemanfaatan FB yang lebih optimal ke depannya. Salam Teknologi Pendidikan. ^^v

    • Rizca Fitria berkata:

      Terima kasih mas Chris,
      salam TPers .
      walau fb telah menyediakan situs gratis yaitu 0.facebook.com namun beberapa mobile tidak mendukung untuk mengakses situs tersebut, tapi bagaimana pun fb memang jejaring sosial yang user friendly dibanding jejaring sosial lainnya🙂
      Tinggal bagaimana kita sebagai pengguna memanfaatkan berbagai teknologi untuk kemaslahatan bersama.

  3. kusuma berkata:

    mba rizca,, trmksh atas infonya,, sangat membantu dalam skripsi saya.
    saya mencari buku Facebook Media Pembelajaran tapi tidak ada di semua toko buku di semarang. Bolehkah saya minta referensi yang lebih lengkap dari mba rizca??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s