I [am] Not Stupid Too

Sedang asiik nulis review film yang recomended buat ditonton😀
Review sebelumnya tentang Film Taare Zameen Par (India) yang diperankan oleh Aamir Khan, sekarang saya akan meriview film yang berjudul I Not Stupid Too, film dari negara tetangga kita, Singapura.
Inti filmnya sih nggak beda jauh sama film Taare Zameen Par, bagaimana cara mendidik anak yang baik.

Film I Not Stupid Too ini mengisahkan tentang dua kakak beradik dan sahabat si kakak. Si kakak bernama Tom murid Sekolah Menengah Pertama. Tom sangat hobi ngeblog, prestasinya di bidang ini pun sangat luar biasa. Sayangnya orang tua Tom sama sekali acuh akan bakat yang dimiliki Tom. Mereka bilang Tom seharusnya lebih mementingkan belajar di sekolah, bukan blog. Padahal prestasi Tom di bidang akademik pun nggak buruk-buruk banget kok.

Adik Tom bernama Jerry murid Sekolah Dasar. Nasib Jerry tak beda jauh dari kakaknya. Maklum kehidupan orangtua mereka persis kehidupan orangtua jaman sekarang. Sibuk cari uang, sampai anak-anak mereka pun terlantar. Ibu mereka adalah wanita karir yang tidak kalah sibuk dari ayah mereka.

Inilah yang memicu Tom untuk kabur dari rumah, dan berusaha menemukan dunianya di luar sana. Tom bersama sahabatnya Lim Chengcai bergabung dengan klompotan anak jalan. Klompotan anak jalanan itu sangat brutal, mereka mengajarkan Tom dan Chengcai mencuri dan merampok.

Menyedihkan lagi adik Tom, Jerry berani mencuri uang milik penjual makanan di kantin sekolahnya. Kalian tau untuk apa? Uang itu ia curi bukan untuk membeli mainan ataupun sekedar hura-hura. Uang itu hendak ia pergunakan untuk membeli waktu ayahnya selama 1 jam.
Jadi ceritanya Jerry ini terpilih sebagai pemeran utama dalam pementasan drama di sekolahnya, ia sangat berharap ayah dan ibunya bisa hadir dan menyaksikan pementasan tersebut. Sayang orangtuanya sangat sibuk, mana mungkin bersedia meluangkan waktu untuk hal tidak penting seperti itu?
Ayahnya pernah bilang bahwa ia dibayar $500 untuk presentasi selama 1 jam. Mangkanya Jerry bela-belain nyuri buat ngumpulin uang sebanyak itu T_T *hikssssss mengharukan….

Akhirnya orangtua mereka pun sadar akan kelalaian mereka dan berusaha untuk memperbaiki hubungan mereka sekeluarga :’D

Trus bagaimana dengan Chengcai???
Chengcai yang dikeluarkan dari sekolah karena menyerang salah seorang guru sebenarnya bukan hobi berkelahi, tapi ia memang punya bakat bela diri.

Nah, pelajaran lagi nih buat kita. Bakat anak itu harus difasilitasi dengan baik, jika tidak ya malah jadi melenceng dan berakibat buruk. Bagaimana pun peranan orangtua sangatlah penting dalam perkembangan anak-anaknya :’)
Satu lagi nih!

Perhatikanlah hal-hal kecil di sekitar kita, karena sesuatu yang menurut kita sepele bisa jadi sangat berarti untuk orang lain🙂

Tentang Rizca Fitria

I'm a student of Educatinal Technology , The State Universty of Jakarta | i was born in Jakarta , January 29th 1991 | The Creator , Owner , and tutor of Gubuk Belajar | really love education
Pos ini dipublikasikan di Review Film dan tag , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s