Listrik untuk Masa Depan yang Lebih Baik

Bersyukurlah saya karena dilahirkan pada masa ini, masa dimana pesatnya perkembangan teknologi, yang tentunya mempermudah kegiatan kita sehari-hari.
Saat ini hampir seluruh kegiatan masyarakat khususnya di kota besar dibantu dengan alat elektronik, mulai dari pekerjaan di kantor sampai pekerjaan di rumah semua menggunakan alat elektronik. Mungkin tidak terhitung jumlah barang elektronik yang kita jumpai setiap harinya.

Namun, apalah arti keberadaan barang-barang tersebut jika tidak adanya energi listrik di muka bumi ini?
Tentu tidak ada artinya, karena mayoritas barang-barang tersebut hanya dapat berfungsi apabila mendapatkan suply energi listrik.

Secara tidak langsung gaya hidup masyarakat saat ini amat bergantung pada asupan energi listrik. Ibaratnya “MATI LISTRIK, MATI GAYA.” Sulit untuk melakukan sesuatu, mau ini itu susah.

Hal ini tentu tidak terlepas dari jasa PLN (Perusahaan Listrk Negara) dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena PLN telah mengelola listrik untuk masyarakat Indonesia sejak tahun 1965. (sumber: http://www.pln.co.id/?p=102) .

Sering sekali terfikir, bagaimana nasib adik-adik di daerah pendalaman yang masih tertinggal? Bagaimana juga dengan adik-adik yang berasal dari keluarga dengan tingkat ekonomi lemah? Jangankan untuk membayar biaya pemasangan dan rekening listrik, untuk makan saja mereka sulit.
Mungkin dengan sangat terpaksa hari-hari mereka lalui tanpa suply energi listrik dari PLN. Kebanyakan dari mereka hanya mengandalkan petromak untuk memberi penerangan di kala malam menyergap. Apabila matahari tak menampakkan sinarnya, adik-adik dipendalaman sana terpaksa harus belajar dan melakukan banyak hal dengan penerangan terbatas.
Sepeti yang diutarakan oleh GM PLN Kalselteng Yudi Setyo Wicaksono, berdasarkan rasio desa berlistrik, dari tiga unit cabang yakni Cabang Banjarmasin, Cabang Barabai dan Cabang Kotabaru hingga Juni 2012, tercatat masih ada ratusan desa yang belum terjamah listrik (sumber: http://radarbanjarmasin.co.id/index.php/berita/detail/Utama/34188). Belum lagi dibeberapa desa yang tersebar di pulau lainnya.

Saya sangat berharap PLN dapat mewujudkan komitmennya dalam mewujudkan PLN Bersih. Seperti yang dikatakan oleh Bambang Dwiyanto (Manajer Senior Komunikasi Korporat) dari PT. PLN (Persero) dalam diskusi BLOGdetik #BloggerBicara dengan tema “Aku dan PLN” Jumat, (21/09/2012)

“Sebagai salah satu bentuk ketegasan komitmen untuk “PLN Bersih“, PT. PLN (Persero) akan lebih memastikan kinerja PLN dalam menjalankan usahanya menyediakan listrik bagi masyarakat luas. Bersungguh-sungguh menerapkan praktek GCG dan anti korupsi,”

(sumber: http://blogdetik.com/2012/09/24/serunya-bloggerbicara-aku-dan-pln/)

Dengan demikian cepat atau lambat bukan hanya saya dan masyarakat kota saja yang dapat menikmati asupan energi listrik dari PLN, tetapi saudara-saudara saya di pedalaman sana juga akan merasakannya🙂

Harapan untuk PLN
Pada peringatan HUT PLN ke 67 tahun saya berharap PLN terus berusaha untuk memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat. Terutama dalam hal;
1. Penataan ulang kabel-kabel listrik, terutama di daerah pemukiman padat penduduk. Sehingga terlihat rapi dan tidak membahayakan.
2. Pemerataan layanan listrik, khususnya untuk desa-desa di wilayah pendalaman.
3. Pemasangan listrik gratis untuk daerah pelosok dan bagi masyarakat kurang mampu.
4. Subsidi silang bagi masyarakat kurang mampu, agar bisa mendapatkan layanan listrik secara gratis, sekurang-kurangnya untuk layanan penerangan pada malam hari.
5. Peremajaan gardu listrik dan tiang listrik untuk menghindari terjadi hubungan arus pendek dan meledaknya gardu listrik.
6. Memberi penyuluhan kepada masyarakat tentang hemat energi.
7. Perbanyak program-program untuk masyarakat luas dalam rangka menjembatani kesenjangan antara pihak PLN dan masyarakat. Seperti program AKU dan PLN ini.
8. Pemberian informasi seputar pemadaman listrik. Sebelum dilakukan pemadaman listrik pihak PLN dapat memberikan informasi kepada masyarakat melalui media sosial maupun media massa setempat.sehingga masyarakat dapat mengantisipasi hal-hal yang sekiranya merugikan.
9. Semoga dengan adanya komitmen untuk mewujudkan PLN Bersih, pemerataan pelayanan listrik dapat segera terwujud. Sehingga adik-adik dipendalaman sana tetap dapat belajar di malam hari dengan penerangan yang cukup🙂 Kerena mereka memiliki hak yang sama.
Listrik untuk masa depan aku, kamu, dan kita yang lebih baik.

Tentang Rizca Fitria

I'm a student of Educatinal Technology , The State Universty of Jakarta | i was born in Jakarta , January 29th 1991 | The Creator , Owner , and tutor of Gubuk Belajar | really love education
Pos ini dipublikasikan di Random dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Listrik untuk Masa Depan yang Lebih Baik

  1. tian_septian berkata:

    “Semoga dengan adanya komitmen untuk mewujudkan PLN Bersih, pemerataan pelayanan listrik dapat segera terwujud”, setuju itu.. cerdas..!!🙂

  2. “MATI LISTRIK, MATI GAYA.” saya sangat setuju dengan istilah ini.
    mati listrik 1 jam di siang hari saja sudah merugikan penghasilan industri kecil dan menengah, apalagi bila mati listrik berjam-jam dimalam hari sangat merugikan anak-anak sekolah yang ingin belajar menempuh pendidikan demi terwujudnya cita-cita dan harapan mereka.

    “Bakti PLN UntukMu IndonesiaKu”

  3. 9 harapan yang semoga didengar dan di realisasikan oleh PLN ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s