Your Job Is Not Your Career

Judul        lala        : Your Job Is Not Your Career

Penulis             : Rene Suhardono

Tahun              : 2010

Penerbit          : Lentera Hati

Genre              : Non Fiksi

Are you happy with your career?

Are you happy with your life?

Do you care?

Kalimat tersebut adalah quote pembuka dari buku yang berjudul Your Job Is Not Your Career. Beberapa kalimat tanya yang menuntun kita untuk merefleksikan kehidupan yang sedang kita jalani.

Buku ini saya dapatkan beberapa tahun yang lalu, reward dari salah seorang dosen. Beliau selalu menekankan kami untuk mengenali passion sedini mungkin. Passion adalah modal utama yang harus dimiliki sebelum memasuki dunia karier. Nah, buku inilah yang akan menghantarkan kita untuk menemukan modal utama itu.

Selama ini banyak orang berpikir bahwa karier adalah pekerjaan. Padahal karier itu bukan pekerjaan, tetapi menyangkut tentang passion, tujuan hidup, values, dan motivasi dalam berkarya untuk memberikan kontribusi kepada lingkungan kita.

Menjalankan karier haruslah dibarengi dengan passion agar kita dapat mencapai titik ‘kesuksesan’ yang sesungguhnya.

Your career is yours. Your career is you!

Bahas soal passion, apa sih sebenarnya passion itu? Sudahkah kita menemukan passion kita? Jika belum, bagaimana cara menemukannya?

Rene mengatakan bahwa, “Passion is things that you are really really love doing. Your passion is your strength. And your strength is not what you are good at. It is about what you enjoy the most!”

Passion berbeda dengan hobi karena passion tidak sekedar ‘kesukaan’ belaka. Passion bukan kebiasaan, bukan juga keahlian. Passion harus mewakili keunikan dalam beraktivitas yang dirasakan oleh masing-masing orang. Singkatnya, passion itu adalah sesuatu hal yang kita sukai yang membuat kita tidak berpikir untuk tidak melakukannya. Menemukan passion adalah bagian terpenting dalam hidup kita untuk mencapai kebahagiaan dalam pekerjaan maupun kehidupan. Rene menuangkan beberapa hal yang dapat menuntun kita untuk menemukan passion yang sejatinya sudah ada dalam diri kita, di antaranya:

  1.  Believe in yourself & be courageous, yakin jika kita punya keunikan yang menjadi keistimewaan diri.
  2. Passion itu datang dari hati yang tulus, jadi untuk menemukan passion kita harus bersikap terbuka untuk tahu, merasakan, dan jujur mengenai segala hal yang saat dikerjakan membuat hati lepas dan gembira.
  3. Perluas horizon dengan bertemu orang baru, pergi ke tempat baru, dan melakukan sesuatu hal yang baru.
  4. Jangan nanggung dalam berupaya menemukan passion.
  5. Be enthuasiastic and positive, walaupun sampai saat ini belum juga menemukan passion.
  6. Nikmati proses menemukan passion karena proses ini tidak memiliki garis finish.

Jika sampai saat ini belum juga bisa menjawab pertanyaan ‘what is your passion?’ bisa jadi hal tersebut terjadi karena kita tidak benar-benar peduli soal passion itu. Passion dapat dikembangkan dari pekerjaan kita sekarang. Seperti yang diungkapkan Rene, “You don’t have to quite your job – although it is ok if you are sure.”

Rene berhasil menuangkan idenya dalam bahasa yang cukup ringan. Ditambah desain buku yang ‘juara’, membuat waktu membaca menjadi tidak membosankan. Saya rasa buku ini sangat cocok dibaca bagi siapapun yang masih bertanya-tanya soal passion.

Tentang Rizca Fitria

I'm a student of Educatinal Technology , The State Universty of Jakarta | i was born in Jakarta , January 29th 1991 | The Creator , Owner , and tutor of Gubuk Belajar | really love education
Pos ini dipublikasikan di Review Buku dan tag . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s